Friday, September 9, 2011

Anak Tukang Becak Lulus Dokter di UGM

Suyatno (63), seorang penarik becak di Kota Yogyakarta berhasil menyekolahkan anaknya hingga lulus menjadi dokter di Universitas Gadjah Mada, Kamis (8/9). Dia juga bangga anaknya berhasil kuliah di Fakultas Kedokteran tanpa banyak mengeluarkan biaya karena beasiswa.
Menurut Suyatno, Agung adalah anak bungsu dari empat saudara yang satu-satunya kuliah. Setelah dilantik menjadi dokter sekarang tengah magang menjadi dokter di rumah sakit di Wates Kulonprogo.


'Anak saya, Agung Bhaktiyar masuk Fakultas Kedokteran UGM tahun 2005 lulus dilantik jadi dokter pada pertengahan tahun 2011', kata Suyatno saat tampil di hadapan ribuan orangtua mahasiswa baru UGM di Gedung Graha Sabha Pramana.


Thursday, September 8, 2011

Surga Di Pulau Lombok


Menjejakkan kaki kembali di Pulau Lombok awal Juni ini, mengingatkanku pada 5 tahun lalu, saat pertama kali menginjakkan kaki di Pulau ini, saat itu aku bergabung dalam sebuah kelompok untuk melakukan pendakian ke Gunung Rinjani, Gunung Cantik dengan pemandangan luarbiasa ciamik, kalo boleh meminjam sepenggal kata dari seorang teman 'Tuhan menjatuhkan setitik surga di Gunung Rinjani', sejauh mata memandang, hanya pemandangan indah yang terhampar, tak bosan untuk terus memandang sekeliling.

Kunjunganku kali ini ke Pulau Lombok, untuk perjalanan yang lebih ringan di banding 5 tahun lalu, hanya mengunjungi tempat-tempat wisata yang sudah populer di kalangan wisatawan yang berkunjung di Pulau Lombok. Kunjungan pertama kami menuju 3 pulau yang sangat terkenal, yaitu Gili Trawangan, Meno dan Air. Dari kota Mataram, kami menuju Bangsal untuk menyebrang langsung ke Gili Trawangan karena akan rencana menginap semalam. Pantai Biru jernih mengelilingi ketiga pulau cantik ini, serta pemandangan gunung Agung yang menjulang membiru di barat melengkapi kecantikan ketiga pulau. Tak lengkap menikmati ketiga gili tanpa snorkeling, melihat kecantikan underwater world. Selain ikan-ikan lucu warnawarni, kita juga beruntung melihat penyu yang berenang bebas di laut, pengalaman luarbiasa untuk saya yang belum bisa (pasti nanti akan mencoba) diving.

Saat di Gili Trawangan harus mencoba keliling pulau dengan menyewa sepeda yang banyak di sediakan, karena dalam satu putaran akan menikmati pemandangan yang berbeda dari tiap sudut pulau dan yang membuat hari menjadi lebih sempurna adalah sunset luar biasa indah di sunset view Gili Trawangan, beruntungnya kami mendapatkan sunset yang cantik sekali. Selanjutnya kami melangkah lebih ke timur, daerah Senaru Tepatnya, tempat ini mengingatkan ku pada finish point pendakin Rinjani 5 tahun lalu.

Ada air terjun cantik disini yang juga wajib di kunjungi saat berkesempatan ke Lombok, yaitu Sendang gile dan Tiu Kelep. Dengan membayar retribusi yang cukup murah, kami menelusuri jalan yang sudah di buat tangga-tangga menuju air terjun Sendang Gile,dan benar saja, lagi-lagi kami terpukau dengan kecantikannya, tapi jangan berpuas diri dulu, coba langakahkan kaki menelusuri track alami jalan tanah menuju Tiu Kelep yang hanya 20an menit seja dari Sendang Gile dan another Paradise is waiting.

Pemandangan yang terhampar benar2 membuat kami tak bisa berkata-kata, tak bisa diungkapkan kata, karena terlalu indah untuk di ungkapkan dalam kata-kata. Kami menikmati air yang segar di sini. Hari terakhir adalah xplore pantai selatan Lombok, ada pantai yang terkenal di sini yaitu Pantai Kuta, ya nama yang sama dengan Pantai Kuta Bali yang tersohor itu, tapi pantai kuta di Lombok sungguh berbeda dengan Bali, lebih putih dan lembut pasirnya, tidak terlalu ramai dengan wisatawan, bersih dan pemandangannya lebih spektakuler, bukan hanya hamparan pasir putih selembut tepung tapi juga karang-karang yang mencuat dari laut menambah kecantikan pemandangan.

Lebih ketimur lagi ada teluk yang terkenal dengan ritual Nyale, yaitu ritual mencari cacing laut yang hanya muncul setahun sekali, Pantai yang unik dengan bukit teletubies (ini Cuma saya aja yang kasi nama, heheheheeeee) juga Tanjung Aan yang terkenal dengan pasir mericanya. Dan yang luar biasa dari pantai-pantai di selatan Lombok ini adalah, pantainya yang bening dengan pasir putih menghampar, duuuh beneran bikin asik berenang atau sekedar poto2 di pantai Beberapa hari di Lombok rasanya tak cukup, masih ada tempat lain yang bikin penasaran tapi tak sempat mampir, yaitu pulau-pulau kecil di tenggara lombok, dekat pelabuhan Lembar, konon terkenal dengan kebeningan air, sehingga ikan-ikan yang berseliweran pun tampak jelas.

Untuk Pemandangan Alam, Lombok jelas punya segalanya, dengan pemandangan yang luar biasa cantik, tiap kami tiba di suatu tempat pasti ternganga-nganga melihat cantiknya pemandangan yang terhampar, seakan-akan Tuhan begitu murah hati pada penghuni pulau ini sehingga Tuhan menitipkan Surga kecilnya di Pulau Lombok. Takberhenti bersyukur, mengucapkan pujian pada Tuhan atas keindahan yang diberikan pada pulau Lombok










Misteri Makhluk Aneh Tak Bernama

Bumi ternyata menyimpan berjuta rahasia. Para ilmuwan memperkirakan, saat ini masih ada sekitar 7 juta spesies yang belum diketahui keberadaannya meski sudah bertahun-tahun hidup di Bumi. Beberapa yang tampak dalam gambar ini adalah sedikit di antara spesies yang baru ditemukan dan belum diberi nama. 


 Gambar yang disediakan oleh Museum Nasional Paris ini menunjukkan spesies sejenis lobster buta yang ditemukan di sekitar antartika pada 2005.


 Gambar yang disediakan oleh Pennsylvania State University ini menunjukkan tokek Karibia, salah satu reptil terkecil di dunia


 Gambar yang disediakan oleh NOAA ini menunjukkan sejenis moluska laut tak bernama yang ditemukan di dekat gunung api di Monterey



Gambar yang disediakan oleh International Rice Research Institute ini menunjukkan spesies padi yang ditemukan di Filipina.
 Gambar yang disediakan oleh Pennsylvania State University ini menunjukkan spesies ular berukuran 1000 mm yang ditemukan di Barbados.

Gambar yang disediakan oleh seaphotos.com ini menunjukkan spesies ikan yang ditemukan di Ambon, Indonesia pada 2008.

Ini Mahluk Penghuni Segitiga Bermuda

Bagi spesies ikan paus humpback yang terancam punah, Segitiga Bermuda adalah surga.

Ilustrasi Segitiga Bermuda 

Horor, angker, dan misterius adalah kesan yang dirasakan seseorang jika mendengar istilah Segitiga Bermuda -- kawasan yang berada dalam garis imajiner yang menghubungkan tiga wilayah yaitu Bermuda, Puerto Rico, dan Miami di Amerika Serikat. Meski kengerian itu ternyata tak bisa dibuktikan secara ilmiah. 


Namun, bagi spesies ikan paus humpback yang terancam punah, Segitiga Bermuda adalah surga. Badan Kelautan dan Atmosfer AS atau National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) baru-baru ini menandatangani nota kesepakatan dengan Departemen Perlindungan Lingkungan Bermuda untuk mendirikan tempat perlindungan bagi raksasa lembut itu. Tempat perlindungan di Bermuda adalah mitra dari Stellwagen Bank National Marine Sanctuary yang juga milik NOAA.

Kehadiran Bermuda menambah surga bagi hewan mamalia langka ini -- sebelumnya ada di Teluk Maine, dan Dominica. Juga Nova Scotia, Norway, Greenland and Iceland.

Lokasi suaka di Bermuda akan melindungi paus dalam koridor migrasi mereka. "Ini adalah langkah pertama dalam menyusun batu loncatan konservasi seluruh migrasi mereka," kata Nathalie Ward, koordinator program Sister Sanctuari dari Stellwagen Bank National Marine Sanctuary.

Ketika wilayah konservasi Bermuda sudah didirikan akhir tahun ini, NOAA akan mengeluarkan nota kesepakatan untuk menukar data, termasuk foto ikan paus, mengkoordinasikan penelitian, pendidikan, dan strategi untuk melibatkan penduduk lokal dalam konservasi ikan paus.
Mamalia raksasa itu tak hanya terancam secara langsung oleh manusia -- seperti penangkapan atau terjaring -- tapi juga secara tak langsung seperti polusi dan kebisingan laut. "Jika kita tak menyelamatkan binatang itu, itu akan berakibat pada populasi kita, manusia."